Catatan Perjalanku : [hari ketiga] Explore Bontang

19424086_333424980432252_2052915546538264921_n

Selfie bersama teman-teman Byonic Bontang

Senin, 26 Juni (lebaran kedua 1438H)

Schedule hari ini sekitar Bontang saja, pagi-pagi di rumah koko Gunawan sudah berkumpul teman-teman dari Byonic Bontang,  dibawakan mpek-Empek pedas oleh 005 Byonic-Bontang, mantafff banget…..O’iyaa di kota Bontang ini makanan khas lebarannya tidak sama lho dengan di Jawa, yangmana tersedia opor ayam+ketupat, sambel goreng, dan lainnya, tapi kalau di Bontang makanan khas lebarannya adalah Baso (bakso). Atau pilihan lainnya Soto ataupun pek-mpek. Untunglah saya sudah makan opor dan daging di rumahnya om Eko di Balikpapan, jadi lidah Jawa saya sudah terpenuhi… hehe…

***

Hari sedikit mendung , saat kami mencari spot-spot untuk foto….cekrek…cekrek….cekrek…. Disaat sedang asyik-asyiknya berfoto ria mendadak gerimis dan turun hujan, untungnya tidak lama. Dilanjutkan menuju hutan mangrove, spot yang bagus buat jalan-jalan nih..

Namanya tempat wisata suasananya rame tapi tidak mengurangi keasyikan menikmati mangrove nya. Saya sempat ilang tadi dan dicari teman-teman padahal saya cuma ngantri beli ice-cream, soalnya paling gak nahan kalo sudah liat ice cream hihihi…

19424268_333108640463886_4199091716205816204_n

Setelah dirasa cukup perjalanan dilanjutkan menuju kediaman member Bontang untuk halal bihalal. Disini saya sempat makan nasi dan sambal goreng dan juga baso-nya, maklum lebaran sesaat lupakan diet wkwkwk..

Dilanjut menuju kawasan BADAK LNG company . Sebenarnya ini bukan tempat umum yang bisa bebas di masuki sembarang orang, karena salah satu member Byonic Bontang yaitu om Bams adalah bekerja di tempat tersebut maka saya diperbolehkan untuk masuk…stttt. Spot yang sangat bagus untuk foto foto dan kereeeennn.

Hari menjelang malam saat kembali ke kediaman koko Gunawan untuk mandi kemudian kembali lagi ke tempat member untuk open house. Di acara open house ini maka baso lagi, busyet kan? Haha…..sudah dulu yaa siap siap untuk ke alas bengalon sekitar 200 km.

Salam adventure….!!!

19424265_333425057098911_3926595867085106994_n19510180_333425137098903_7166538870496243594_n19510565_333153643792719_4159954878561761702_n19511144_333425220432228_4978312900971641249_n

…………………………….

Catatan Perjalananku : [hari kedua] ‘Touch-down’ Balikpapan

IMG-20170626-WA0009

Hari ini, 24 Juni jam 13.00 atau jam 1 siang saya tiba di kota Balikpapan, ini kali pertama saya ke Kalimantan atau lebih familiar orang luar negeri menyebutnya pulau Borneo, kesan pertama tercengang……aspalnya muluuuuuss banget.

Menunggu jemputan dari Byonic-Balikpapan saya diwanti-wanti untuk tidak berpindah tempat, jadi saya tidak beranjak sedikitpun’, jadilah saya belum ambil foto-foto. Selang beberapa saat saya di jemput om Eko, lalu jam-3 sore saya sudah tiba di sekre-byopan(sekretariat byonik Balikpapan). Bertemu langsung dengan semua teman-teman disini yang biasanya cuma chat di fb, terpaut waktu dan selat, kini jadi tau dan bertatap muka dengan om Donal, om Husni juga teman yang lainnya, sambutan hangat yang luar biasa dari mereka…amazing.

Jam 5.00 sore  waktu setempat, saya mengunakan tunggangan Yamaha Byson milik om Eko, kemudian saya dilepas oleh teman-teman byonic di km 54 atau bukit Soeharto dikabarkan merupakan sebuah tempat biasa para rider melepas lelah sejenak.

Jarak Balikpapan menuju Samarinda sekitar 130 km, 70km sisanya saya riding slow_pelan-pelan saja sambil menikmati view lembayung-senja yang masih nonggol disela-sela langit yang beranjak mulai gelap.

Pomp bensin (SPBU) tidak nampak sedari tadi, ah mungkin belum… tapi ternyata memang sangat sedikit di jalur ini. Dari jarak 250 km saya hanya menemui 2 atau 3 SPBU saja, itupun sudah tutup dimalam hari. Eitt jangan khawatir karena penjual bensin eceran berjejer sepanjang jalan.

IMG-20170626-WA0008

Bensin eceran

Sekitar jam 20.00 WITA saya tiba di kota Samarinda, dijemput oleh om Rizal dari byonic-Bontang di jembatan sungai Mahakam dan berhenti sejenak untuk sekedar coffe break. Dilepas dilempake ‘ saya melanjutkan sisa perjalanan dengan hati berdebar-debar, sederet pesan yang membuat saya nyengir, antara takut dan ngeper.

berikut kurang-lebihnya pesan-nya ;

jangan bawa ketan telur singkong dan kopi karena bisa mengundang mahluk halus

jika terbit selera makan atau minum, makanlah ditempat, jangan ditunda atau istilah setempat ‘ kepohonan ‘ atau sakit. Jangan juga dibawa atau take away  karena bisa mengundang mahluk halus jika tidak menyertakan penangkalnya yaitu selembar daun yg dipetik dan diselipkan diantara makanan.

Semua pantangan(pesan) ini dikarenakan saya akan melewati wilayah gunung Menangis yang masih angker dan kental mistisnya.

Jalan aspal menuju Bontang tidaklah semulus jalanan dari Balikpapan menuju Samarinda. Banyak jebakan batman’, ada kala jalan untuk satu arah atau sistem buka-tutup, ada jembatan rusak dan jalan berlubang dikanan-kiri, juga debu yang tebal.

Berbeda ketika saat saya di Dompu-Nusatenggara jam 20.00, jam segitu  sudah sangat sepi, tapi disini masih ramai, masih ada warung buka dan kendaraan lalu-lalang, meski tidak terlihat banyak orang berseliweran.

Tipe jalan yang sebentar hutan-sebentar pemukiman sedikit menenangkan hati, saya sedikit terlena oleh view yang pastinya akan sangat cantik jika siang hari. Saya salah arah, yang tersadar ketika sekitar 4 kilometer jalan mendadak menjadi sepi, hanya berani berkata dalam dihati, saya harus bertanya untuk memastikannya.

Pada rumah pertama yang saya temui saya berhenti, kebetulan sekali ada orang didepannya. Saya berhenti dan membuka helm, baru saja saya mengucap salam, eee tapi malah sudah ditinggal lari oleh orang tersebut. Saya heran lho kenapa? Ada yang salah dengan saya?? Ahha…..buru buru tersenyum, setelah orang tersebut kembali dengan melilitkan handuk dan tertawa tawa malu-malu.. Oalah ternyata..

Kembali ke jalan utama dan melanjutkan perjalanan semakin malam semakin sepi, sedangkan jarak-tempuh masih sisa kurang-lebih 100 km lagi.

Jarak beratus kilo dengan kontur jalan berupa turunan dan tanjakan tanpa tanda membuat saya harus kembali bertanya…dan saya pikir saya beruntung ketika tepat didepan saya ada orang berdiri disisi kiri, segera saja saya hampiri, tapi saya salah, karena ternyata orang tersebut adalah ” orang gila “

Uwaaaduuhhh malam beragam banget yaa kejadiannya….

Alhamdulillah ternyata saya sudah dekat dan sudah dijemput koko Gun dan istri nya juga teman-teman byonic-Bontang.

Malam ini saya bermalam disini….di Bontang

IMG-20170626-WA0010

IMG-20170626-WA0012

IMG-20170626-WA0013

……………………………………..

Catatan Perjalananku : [Hari Pertama] Rumah – Surabaya

IMG-20170625-WA0004

Seperti yang sudah saya planing sebelumnya bahwa lebaran kali ini (2017), :

  • Plan A. Cirebon to Surabaya – Pelabuhan. Tanjung-Perak – Balikpapan – Samarinda – Bontang – Berau
  • Plan B. Cirebon to Surabaya flight – Balikpapan – Samarinda – Bontang – Sanggata – Berau – flight b29 – Bromo Caldera – Blitar – Kediri – Sragen 
  • Plan C … Liat ntar ..

 

Tapi sebelumnya ijinkan saya mo cerita sedikit akan pembukaan planing/ rencana “solo riding‘ kali ini…seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, klik saja...disini… Bahwa touring(solo riding) ku kali ini mendapat support yang luar biasa dari beliau-beliau yang hebat di Cirebon.

well, kita mulai saja kisah perjalananku …

Dari Cirebon jam 17.30, 23 Juni’17

Suasana sepi tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, mungkin karena sekarang jalan tol Jawa Tengah sudah mulai dibuka. Sampai di SPBU MURI (SPBU yang mendapat penghargaan MURI(Museum Rekor Indonesia) di kota Tegal) saya sempatkan diri untuk berfoto sejenak.

Kembali gas selow … mmm dalam seminggu ini sepertinya tidak akan mampir ke masjid seperti pada lebaran tahun lalu, karena sedang ‘ada tamu.’ …:) ….by the way ada Tips kalo dapat haid saat sedang touring nih, tapi ntar aja yaa kalo sudah ada sponsor dari salah satu pembalut gkgkgk )

Memasuki kota Semarang tepatnya dikawasan kota industri terjadi sedikit kemacetan dikarenakan kondisi jalan yang bergelombang dan debu yang menghalangi pemandangan, namun perjalanan aman terkendali . Di titik posko yang sudah ditentukan sebelumnya yaitu SPBU RPPM Semarang saya berhenti.

Kenapa saya memilih posko mudik disini untuk beristirahat?

Posko ini milik yayasan keagamaan, jadi semuanya disediakan gratis…hehehe. Tempatnya luas dan aman karena di jaga pak Polisi.Dalam setiap riding kearah Jawa Timur via pantura saya selalu rest disini, jadi ini bukan kali pertama.

Menikmati secangkir kopi, mie cup dan snack membuat saya sedikit mengantuk, dan benar saja disini saya tertidur hampir 2 jam. Jam 1 dini hari saya bersiap melanjutkan perjalanan. Kota berikutnya adalah Demak, lalu Kudus dan Pati.

Di kota Pati saja juga berhenti di titik ini, yang menjadi rest area favorit saya karena tema-nya setiap tahun selalu berganti. Maklum saya kan senang di foto, dan minum kopi gratis juga .

Lanjut gas…
Sampailah di kota Rembang, tapi mata ini terasa berat banget. Sepertinya saya butuh kopi karena saya mampir di sebuah minimarket itu lhoo ( ga boleh iklan hehe )

Minum kopi dalam dingin malam-malam malah ngantuk dan tertidur lebih dari 2 jam. Hari mulai terang saat lanjut gas masuk perbatasan Jateng-Jatim.

Foto dulu bentar ahh…..entah untuk yang keberapa kali nya saya berfoto-ria disini ( lumayan sering hihihi )

Sedang asyik foto-foto, eee dihampiri sosok rider dari Solo(Surakarta) yang ternyata juga dari club tetangga. “Dalam hati mah udah tau kayae minta difotoin deh ( sama haha )” berbasa-basi sebentar, lalu kembali lajut gas langsung menuju Surabaya.

…………………………………….

IMG-20170625-WA0001

Kudus

IMG-20170625-WA0002

SPBU MURI

IMG-20170625-WA0003

Surabaya

IMG-20170625-WA0007

Rest area kacang 2 kelinci “PATI”

IMG-20170625-WA0008

Surabaya

IMG-20170625-WA0012

Demak

IMG-20170625-WA0010

Simpang Enam – Demak

IMG-20170625-WA0004

Lamongan

….see ya in Balikpapan

My Plan Riding Lebaran 2017 Holiday : Akhirnya..Do’aku Terkabul

Ceritaku hari ini…(16/6/17, 0:11)

19059992_328505107590906_5706412514189813918_n_002

Hari ini tanggal 15 bulan Juni tahun 2017 , saya menghadiri acara buka bersama yang diadakan oleh Cirebon Club Bersatu. Cirebon Club Bersatu(CCB)  adalah paguyuban yang didalam nya terdapat 110 club motor terbagi dalam 5 wadah dan 54 club mobil, yang dibina oleh IPDA NGATIDJA.SH.MH menjabat Kanit dalmas Polres Cirebon Kota, beliau biasa dikenal dengan nama bang Djoy.

Sedangkan CCB di ketuai seorang perempuan tangguh yakni bunda Silvia Prasuci.

Sebagai salah satu pengurusnya ( bendahara di paguyuban ini ) saya tahu persis kualitas daripada CCB dan team, karena nya saya selalu berusaha untuk menomorsatukan CCB dengn selalu hadir dan mengikuti semua giatnya.

Usai acara tersebut diatas masih berlanjut briefing para pengurus yang diakhiri dengan sowan ke kediaman kang reza.

Siapa kang reza?

RD. Reza Pramadia.SE adalah sosok putra daerah yang terlahir pada tanggal 20 Juli 1979. Beliau adalah adalah putra daerah keturunan keraton yang ada di Kota Cirebon, beliau adalah calon walikota cirebon tahun 2018. Beliau sebagai salah satu member mobil sport mewah lamborgini ( LCI). Kang Reza memilki jaringan yang luas dengan teman-teman club mobil super-car, komunitas sosial, komunitas peduli lingkungan, budayawan dan masih banyak lagi. Beliau juga merupakan owner dari “Cirebon Jeh” toko oleh-oleh khas Cirebon yang terletak di pusat kota dan kabupaten Cirebon.

Seperti mendapat durian runtuh, dapat berbincang bincang dengan beliau tentang perjalanan perjalanan yang saya lakukan dengan semangat….alhamdulilah bagai pucuk di cinta ulam tiba, beliau sangat tertarik dan berkenan untuk mensupport perjalanan saya berikutnya.

***

Hari ini H – 5 menjelang perjalanan ini , masih tentatif dengan plan A plan, B dan plan C. Seyogyanya saya hendak menyeberang ke pulau Kalimantan, tapi jika di hari H terjadi kendala, maka saya tidak akan pulang(menyerah) karena masih ada plan B dan C.

Kenapa demikian?

Waktu yang saya miliki hanya 10 hari, karena saya karyawan dan memegang prinsip integritas, buat saya pekerjaan saya saat ini adalah prioritas, kerja lebih utama/penting dan hoby bisa direncanakan lagi lain waktu.

Karena waktu yang terbatas bukan alasan untuk menghalangi langkah kita, selagi kita bisa, maka manfaatkan waktu yang ada sebaik-baiknya, dan mendahulukan yang lebih mungkin.

Karena batal adalah satu sukses yang tertunda….don’t ever give up!!

salam adventure…

Selamat Datang

13716045_1043084039140233_2072972023290141174_nSelamat datang di blog ku, inilah tulisan pertamaku untuk menyapa semua para pecinta roda-dua khususnya yang hobi dengan touring. InsyaALLAH tulisan-tulisan selanjutnya akan saya kisahkan perjalanan touring saya ke beberapa wiayah baik yang dekat maupun jauh, baik di sekitar kota maupun luar kota bahkan luar pulau.

Touring yang saya lakukan sering, bahkan 99% saya lakukan sendirian, bersama ‘bee’ sepedamotor merk Yamaha Byson warna merah yang telah membawaku meniti banyak kisah pastinya cukup menarik untuk kalian simak….

Selamat menantikan yach…!!!!